Kreatif! Siswa SMPN Garut Belajar Langsung Proses Pembuatan Cokelat

Pengalaman belajar yang menarik dan aplikatif didapatkan oleh para siswa belajar di SMPN Negeri (SMPN) 3 Tarogong Kidul, Garut. Dalam kegiatan ekstrakurikuler kewirausahaan yang diadakan pada hari Sabtu, 12 April 2025, para siswa SMPN belajar diajak untuk mengenal lebih dekat proses pembuatan cokelat, mulai dari biji kakao hingga menjadi produk cokelat siap konsumsi yang lezat. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini serta memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi masa depan para siswa belajar.

Bertempat di salah satu sentra pengolahan cokelat rumahan di kawasan Garut Kota, sebanyak 30 siswa belajar kelas VII dan VIII tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang dipandu oleh pengusaha cokelat lokal, Bapak Ahmad Fauzi. Para siswa belajar diajak untuk melihat langsung proses pemilihan biji kakao yang berkualitas, proses sangrai, penggilingan, hingga proses tempering yang menghasilkan tekstur cokelat yang mengkilap dan lumer di mulut. Mereka juga berkesempatan untuk mempraktikkan sendiri cara membuat berbagai jenis cokelat sederhana, seperti cokelat batangan dan praline dengan berbagai macam isian.

Kepala SMPN 3 Tarogong Kidul, Ibu Dr. Reni Handayani, M.Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan siswa belajar membuat cokelat ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengintegrasikan pembelajaran teori dengan praktik. Beliau berharap, melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang proses pembuatan cokelat, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan potensi diri di bidang kewirausahaan. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan para siswa pada potensi lokal Garut sebagai salah satu daerah penghasil kakao.

Informasi Penting:

  • Kegiatan ekstrakurikuler yang kreatif dan inovatif dapat meningkatkan minat belajar siswa dan memberikan keterampilan tambahan di luar kurikulum formal.
  • Mengenalkan siswa pada potensi ekonomi lokal dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mendorong terciptanya wirausahawan muda di masa depan.
  • Kerja sama antara sekolah dengan pelaku usaha lokal dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan relevan bagi siswa.

Referensi Data (Fiktif):

Berdasarkan laporan kegiatan ekstrakurikuler yang disusun oleh tim kesiswaan SMPN 3 Tarogong Kidul pada hari Minggu, 13 April 2025, tercatat bahwa kegiatan siswa belajar membuat cokelat mendapatkan respon positif dari para siswa. Sebanyak 95% siswa yang mengikuti kegiatan tersebut menyatakan bahwa mereka mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat. Dokumentasi kegiatan berupa foto dan video juga diunggah ke akun media sosial sekolah sebagai bentuk laporan dan promosi kegiatan sekolah. Petugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Bapak Dedi Kurniawan, S.Pd., yang sempat memantau jalannya kegiatan, mengapresiasi inisiatif sekolah dalam mengembangkan program-program kreatif yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan siswa.