Kabar gembira datang dari ujung timur Pulau Jawa! Bandara Internasional Banyuwangi berhasil meraih sertifikasi bergengsi sebagai bandara yang ramah lingkungan.
Sertifikasi ini secara resmi diumumkan pada Kamis, 10 April 2025, dalam sebuah acara yang digelar di Terminal Baru Bandara Banyuwangi. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, perwakilan dari Kementerian Perhubungan RI, serta jajaran manajemen PT Angkasa Pura II.
Kronologi Peraihan Sertifikasi:
Proses menuju sertifikasi ramah lingkungan ini telah berlangsung cukup lama. Bandara Banyuwangi secara bertahap melakukan berbagai inovasi dan implementasi program-program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Beberapa inisiatif kunci yang menjadi penilaian adalah:
- Pengelolaan Sampah Terpadu: Implementasi sistem pemilahan dan daur ulang sampah yang efektif di seluruh area bandara.
- Efisiensi Penggunaan Energi: Pemanfaatan lampu LED hemat energi, optimalisasi penggunaan pendingin udara, dan penjajakan potensi energi surya.
- Penghematan Air: Penerapan sistem daur ulang air limbah domestik untuk keperluan non-operasional dan penggunaan keran hemat air.
- Penghijauan Area Bandara: Penanaman berbagai jenis tanaman lokal di area terbuka hijau bandara untuk meningkatkan kualitas udara dan estetika.
- Pengendalian Emisi Gas Buang: Pemantauan rutin emisi gas buang dari kendaraan operasional dan mendorong penggunaan kendaraan listrik.
Tim auditor independen melakukan serangkaian penilaian ketat dalam beberapa bulan terakhir. Mereka mengevaluasi berbagai aspek operasional bandara, mulai dari pengelolaan limbah, penggunaan energi dan air, hingga upaya pelestarian keanekaragaman hayati di sekitar kawasan bandara.
Dampak Positif:
Raihan sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi citra pariwisata Banyuwangi. Wisatawan kini memiliki keyakinan bahwa destinasi yang mereka kunjungi memiliki komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan.
Bupati Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PT Angkasa Pura II atas komitmennya. Ia berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola bandara dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan pariwisata Banyuwangi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kesimpulan:
Keberhasilan Bandara Banyuwangi meraih sertifikasi ramah lingkungan merupakan pencapaian yang membanggakan. Hal ini menunjukkan bahwa dengan komitmen dan inovasi, sektor transportasi udara pun dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.